KATANDA.ID, Palembang – Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sumsel, H. Alfrenzi Panggarbesi, meminta Walikota Pagaralam dan pimpinan PTPN Gunung Dempo untuk duduk bersama guna menyelesaikan persoalan penutupan seluruh kegiatan usaha di kawasan Desa Wisata Gunung Dempo.
Pasalnya, penutupan kawasan desa wisata tersebut dipastikan berdampak pada ratusan karyawan yang terancam kehilangan pekerjaan, sehingga berpotensi memicu peningkatan angka pengangguran.
“Saya berharap Pak Walikota dan pimpinan PTPN untuk duduk bersama menyelesaikan masalah ini sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,” ujar Alfrenzi Panggarbesi kepada wartawan di Palembang, Kamis (30/4/2026).
Alfrenzi mengaku dirinya menerima laporan dari sejumlah pelaku usaha di kawasan Desa Wisata Gunung Dempo yang mengeluhkan usaha mereka terpaksa ditutup sementara akibat persoalan administrasi.
Padahal, menurutnya, para pelaku usaha tersebut telah berupaya memenuhi berbagai persyaratan kerja sama yang ditetapkan oleh pihak PTPN dan Pemerintah Kota Pagaralam.
“Saya kira ini persoalan koordinasi dan komunikasi saja. Oleh karena itu, Pemkot Pagaralam dan PTPN harus duduk bersama mencarikan solusinya,” kata anggota dewan dari Dapil Sumsel 7 yang meliputi Kota Pagaralam, Kabupaten Lahat, dan Empat Lawang tersebut.
Menurut Alfrenzi Panggarbesi, keberadaan Desa Wisata Gunung Dempo yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata selama ini menunjukkan manfaat nyata bagi pembangunan di Kota Pagaralam.
“Selain telah mempromosikan wisata di Kota Pagaralam, kawasan Desa Wisata Gunung Dempo sudah menjadi destinasi unggulan yang berhasil menarik minat pengunjung. Sehingga tentu saja dapat menggerakkan ekonomi masyarakat. Apalagi berbagai usaha wisatanya telah banyak membuka lapangan kerja bagi warga Pagaralam,” ujarnya.
Mantan wartawan senior ini berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan dan tidak berlarut-larut sehingga tidak merugikan para pelaku usaha pariwisata maupun masyarakat.
“Saya percaya Pak Walikota dan jajaran mempunyai komitmen yang kuat untuk membangun pariwisata yang menjadi andalan Kota Pagaralam,” tegas anggota Komisi V DPRD Sumsel yang membidangi sektor pariwisata tersebut. (*)




























