KATANEWS.ID, Palembang – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Nopianto Sos MM menegaskan, pihaknya akan melakukan pengawasan secara menyeluruh terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Tahun 2026 agar berjalan sesuai ketentuan dan bebas dari berbagai bentuk penyimpangan.
Hal tersebut diungkapkan Nopianto setelah menghadiri peluncuran SPMB Ramah Tahun 2026 beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan sistem penerimaan peserta didik yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.
Menurut Nopianto, pengawasan yang dilakukan DPRD tidak hanya bersifat formalitas, namun dilakukan secara komprehensif agar seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru dapat berjalan dengan baik serta memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.
“DPRD akan melakukan pengawasan secara komprehensif sehingga pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan dengan baik tanpa adanya praktik penyimpangan. Pemerintah juga telah melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum, untuk mengantisipasi potensi kecurangan,” katanya.
Ia menilai keterlibatan berbagai pihak dalam proses pengawasan menjadi langkah penting untuk menjaga integritas pelaksanaan SPMB. Menurutnya, pengawasan yang melibatkan lintas instansi diharapkan mampu menutup celah terjadinya praktik yang dapat merugikan masyarakat maupun calon peserta didik.
Selain itu, DPRD Sumsel juga menegaskan komitmennya untuk menerima dan menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat apabila ditemukan dugaan pelanggaran selama proses penerimaan berlangsung. Dengan adanya pengawasan yang ketat, diharapkan proses seleksi benar-benar berjalan berdasarkan aturan yang berlaku.
Pelaksanaan SPMB sendiri selama ini kerap menjadi perhatian publik, terutama terkait isu dugaan manipulasi data, penyalahgunaan jalur penerimaan, hingga praktik-praktik yang dinilai tidak sesuai ketentuan.
Karena itu, pemerintah berupaya memperkuat sistem pengawasan melalui pelibatan aparat penegak hukum serta lembaga pengawasan lainnya.
Peluncuran SPMB Ramah Tahun 2026 ditandai dengan prosesi membunyikan short screen sebagai simbol dimulainya pelaksanaan program serta penyerahan buku petunjuk teknis (juknis) SPMB Tahun 2026.
Melalui peluncuran tersebut, pemerintah berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berlangsung lebih terbuka, memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan di Sumatera Selatan. (*)




























