Empat Desa di Kecamatan Lais Ikuti Workshop Ketahanan Pangan dan Lumbung Pangan Tahun 2026

KATANEWS.ID, MUBA – Desa Epil dan Desa Teluk sukses menjadi tuan rumah hari pertama Workshop Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2026 tingkat Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), yang digelar di GOR Desa Epil dan Gedung Serbaguna Desa Teluk, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan strategis ini diikuti delegasi dari empat desa, yakni Desa Epil, Desa Epil Barat, Desa Teluk, dan Desa Danau Cala.

Workshop menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Muba H. Ali Badri, S.H., S.T., M.T., Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Muba Ir. A. Thamrin yang diwakili Sekretaris Dinas TPHP Tariman, Kabid SDA dan TTG DPMD Muba Muhammad Kamel, serta Camat Lais Heru Kharisma, S.IP., M.Si. yang diwakili Luspita Sari, S.E.

Turut hadir Kepala Desa Epil Armedi, Kepala Desa Teluk Nuraidah, S.M., Kepala Desa Epil Barat Risdianto, S.Pd., dan Kepala Desa Danau Cala Yos Sudarso, S.Kom.

Dalam arahannya, Kepala DPMD Muba H. Ali Badri menjelaskan secara rinci sembilan program prioritas penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026, yaitu:

  1. Penanganan kemiskinan ekstrem melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT).
  2. Penguatan desa berketahanan iklim dan tangguh bencana melalui workshop mitigasi perubahan iklim dan risiko bencana di Kabupaten Musi Banyuasin.
  3. Peningkatan promosi dan penyediaan layanan dasar kesehatan skala desa.
  4. Program ketahanan pangan dan lumbung pangan, energi, serta lembaga ekonomi desa lainnya.
  5. Dukungan implementasi Koperasi Desa Merah Putih.
  6. Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur desa melalui Padat Karya Tunai Desa (PKTD).
  7. Pembangunan infrastruktur digital dan teknologi di desa.
  8. Program prioritas lainnya, termasuk pengembangan potensi dan keunggulan desa.
  9. Dana operasional pemerintah desa paling tinggi 3 persen dari pagu Dana Desa.

Ali Badri berharap seluruh pemerintah desa dapat menyerap anggaran secara tepat sasaran sesuai koridor prioritas yang telah ditetapkan.

“Saya berharap melalui workshop ini, pemerintah desa tidak hanya paham regulasi, tetapi mampu mengeksekusi program ketahanan pangan dan lumbung pangan secara inovatif demi kesejahteraan masyarakat langsung,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Epil Armedi yang akrab disapa Gede Med menyampaikan apresiasi atas penunjukan Desa Epil sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.

“Terima kasih atas penunjukan Desa Epil sebagai tuan rumah. Semoga dengan adanya kegiatan pelatihan ini dapat berguna bagi peserta serta dapat disalurkan kepada masyarakat,” harapnya. (Mam)