Reses di Lubuklinggau, Fauzi Amro Wujudkan Kebutuhan Air Bersih Santri

KATANEWS.ID, Lubuklinggau – Anggota DPR RI tiga periode Dapil Sumatera Selatan I sekaligus Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, melaksanakan kegiatan reses perseorangan di dua pondok pesantren di Kota Lubuklinggau, yakni Pondok Pesantren Ulul Al-Bab yang berlokasi di Jalan Garuda, Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, serta Pondok Pesantren Misro Arafah di Jalan Sehase, Siring Agung, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Senin (4/5/2026).

Kegiatan reses ini turut dihadiri Wali Kota Lubuklinggau Rachmat Hidayat, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kota Lubuklinggau, Ketua STAIS Lubuklinggau M. Yunus, Pimpinan Pondok Pesantren Ulul Al-Bab Ustaz Dirja Mahendra, Kepala Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau Asril, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Fauzi Amro memberikan bantuan berupa fasilitas sumur bor di kedua pondok pesantren sebagai bentuk realisasi aspirasi masyarakat yang diserap saat masa reses sebelumnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Ulul Al-Bab, Ustaz Dirja Mahendra, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan, mengingat jumlah santri yang terus bertambah sehingga kebutuhan air bersih semakin meningkat.

“Kami segenap keluarga besar pondok pesantren mengucapkan terima kasih kepada Bapak Fauzi Amro dan Bapak Wali Kota Lubuklinggau yang telah hadir dan merealisasikan bantuan ini. Peresmian sumur bor ini merupakan janji yang kini telah terwujud. Apalagi, seluruh rangkaian acara penyambutan hari ini dipersiapkan langsung oleh para santri,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan sumur bor akan sangat membantu aktivitas sehari-hari di lingkungan pesantren, mulai dari kebutuhan air bersih hingga fasilitas ibadah.

Sementara itu, dalam sambutannya, Fauzi Amro menyampaikan bahwa bantuan sumur bor ini merupakan bagian dari komitmennya dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan dan keagamaan.

Ia menjelaskan, program bantuan sumur bor tidak hanya diberikan di Lubuklinggau, tetapi juga telah direalisasikan di sejumlah pondok pesantren di wilayah Musi Rawas dan sekitarnya, dengan total mencapai sekitar 40 titik. Sumur bor tersebut memiliki kedalaman hingga 80 meter dan dilengkapi dengan mesin serta tandon air, sehingga siap digunakan untuk menunjang kebutuhan santri.

“Air bersih ini sangat penting, baik untuk kebutuhan sehari-hari, asrama putra dan putri, hingga tempat wudhu dan kebersihan lingkungan. Kita semua tahu, kebersihan adalah sebagian dari iman. Lingkungan yang bersih akan mencerminkan kualitas kehidupan yang baik,” ungkapnya.

Fauzi juga memotivasi para santri agar terus semangat dalam menuntut ilmu dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita. Ia berbagi pengalaman perjalanan hidupnya hingga bisa menjadi anggota DPR RI selama tiga periode.

“Tidak ada yang tidak mungkin selama kita bersungguh-sungguh. Seperti pepatah, man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil,” pesannya.

Kegiatan reses ini berlangsung dengan penuh keakraban dan antusiasme para santri serta masyarakat sekitar, sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan konstituennya di daerah pemilihan. (Mil)