KATANEWS.ID, Muara Enim – Suasana Balai Agung Serasan Sekundang (Bass), kediaman dinas Bupati Muara Enim, Minggu (15/3) pagi dipadati jemaah yang datang untuk mengikuti salat subuh berjemaah. Ratusan warga telah berdatangan sejak dini hari untuk melaksanakan ibadah yang diimami langsung oleh dai kondang Abdul Somad dalam rangka safari dakwahnya di Kabupaten Muara Enim.
Setelah pelaksanaan salat subuh berjemaah, kegiatan dilanjutkan dengan kajian agama yang digelar di pendopo Balai Agung Serasan Sekundang. Dalam kesempatan tersebut, UAS mengaku takjub melihat antusiasme masyarakat yang memenuhi lokasi acara.
Menurutnya, semangat warga Muara Enim dalam menuntut ilmu agama merupakan hal yang patut diapresiasi dan menjadi tanda tumbuhnya kesadaran spiritual di tengah masyarakat.
Dalam tausiyahnya, UAS juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan agar ibadah dapat dijalankan dengan baik. Ia mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan pola makan dengan menghindari makanan berminyak, bersantan, serta mengandung gula berlebihan yang dapat memicu berbagai penyakit.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa puasa tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh karena dapat membantu proses detoksifikasi dari racun. Karena itu, ia menganjurkan umat Islam untuk membiasakan berpuasa meskipun di luar bulan Ramadan.
Kepada Bupati Muara Enim, Edison, UAS juga berpesan agar senantiasa membuat kebijakan yang sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam. Ia turut mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam membatasi potensi kemaksiatan melalui peraturan daerah yang mengatur pembatasan jam hiburan rakyat, khususnya pada malam hari.
UAS menegaskan bahwa tugas seorang dai adalah menyampaikan nasihat, sementara pemerintah memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan. Ia pun mendoakan agar para pemimpin di Kabupaten Muara Enim senantiasa diberikan kekuatan dan istiqomah dalam menjalankan amanah.
Sementara itu, Bupati Muara Enim menyampaikan terima kasih atas kunjungan UAS dan berharap kehadiran sang dai dapat kembali terjadi di masa mendatang. Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti dakwah tersebut sebagai bukti kuat bahwa semangat keagamaan di Muara Enim terus tumbuh. (*)





















