KATANEWS.ID, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr.H. Herman Deru, mendorong percepatan operasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Palembang yang saat ini progres pembangunannya telah mencapai 83 persen.
Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, meninjau lokasi PSEL di PT Indo Green Power, Jumat (1/5/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan PSEL di Palembang yang merupakan yang pertama di kota tersebut, sekaligus menjadi salah satu pionir di Indonesia.
Ia mengungkapkan bahwa pembangunan PSEL Kota Palembang telah mencapai 83 persen dan segera siap untuk dioperasikan.
“Kita melihat PSEL pertama di Kota Palembang ini, pengolahan sampah berbasis insinerator atau alat atau mesin pembakaran sampah yang dirancang khusus untuk mengolah sampah dengan suhu tinggi sehingga tidak menimbulkan bau, racun, dan merusak alam,” ujarnya.
Menurutnya, hasil pengolahan sampah tersebut akan dikonversi menjadi energi listrik yang nantinya disalurkan melalui kerja sama dengan PLN.
“Kebijakan ini berkat adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025, yakni kebijakan mengenai penanganan sampah perkotaan melalui pengolahan sampah menjadi energi terbarukan (PSEL) berbasis teknologi ramah lingkungan. Perpres ini menggantikan Perpres Nomor 35 Tahun 2018 untuk mengatasi darurat sampah, menyederhanakan aturan, dan mempercepat konversi sampah menjadi listrik, biogas, atau biofuel,” tambahnya.
Zulkifli Hasan menjelaskan, skema pengelolaan PSEL dilakukan dengan melibatkan pihak swasta sebagai pengembang, sementara pemerintah daerah berperan dalam menyuplai sampah dengan tarif yang sama sebesar 20 sen. Adapun pembangunan transmisi listrik akan dilakukan oleh PLN.
“Kita usahakan dalam enam bulan ini persyaratan selesai. Pada 2027, daerah yang darurat sampah akan kita selesaikan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, untuk daerah dengan volume sampah di bawah 1.000 ton per hari akan disesuaikan dengan pengembangan teknologi lain melalui kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung, Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta instansi terkait lainnya.
Sementara itu, Herman Deru menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendukung percepatan operasional PSEL sebagai solusi konkret penanganan sampah sekaligus penghasil energi baru terbarukan.
“Kami berharap kehadiran fasilitas ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Herman Deru. (*)


























