KATANEWS.ID, Muara Enim – Sebanyak 80 peserta mengikuti pelatihan berbasis unit kompetensi yang resmi dibuka oleh Bupati Muara Enim H. Edison, S.H., M.Hum., di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Muara Enim, Senin (27/4/2026).
Peserta pelatihan tersebut masing-masing berjumlah 16 orang pada lima bidang kejuruan, yakni otomotif mekanik dasar kendaraan ringan, elektronika service AC, administrasi perkantoran, komputer desain grafis, dan tata kecantikan.
Dalam sambutannya, Bupati Edison menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sejalan dengan visi Muara Enim Bangkit, Rakyat Sejahtera, Maju dan Berkelanjutan (MEMBARA).
“Pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, terampil, dan siap bersaing di dunia kerja maupun berwirausaha secara mandiri,” ujarnya.
Bupati berharap para peserta dapat segera terserap di dunia industri maupun membuka usaha sendiri. Menurutnya, kontribusi nyata dari tenaga kerja terampil akan menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Muara Enim saat ini tengah memperkuat regulasi melalui penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal.
Regulasi tersebut dirancang agar tenaga kerja lokal menjadi subjek utama pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memastikan hak-hak dasar pekerja terpenuhi.
“Tenaga kerja lokal harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah, sehingga manfaat investasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat Muara Enim,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Muara Enim untuk berperan aktif mendukung program pelatihan dan perekrutan tenaga kerja lokal.
Ia menegaskan, semakin banyak perusahaan yang terlibat, maka semakin luas pula kesempatan masyarakat untuk memperoleh pelatihan dan meningkatkan keterampilan.
Sebagai bentuk dukungan, seluruh peserta pelatihan telah difasilitasi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Bupati juga mengingatkan bahwa keselamatan kerja harus tetap menjadi prioritas utama agar pelatihan berjalan lancar, aman, dan optimal dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja di Muara Enim. (*)




























