KATANEWS.ID, OKI – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menghadiri Haflah Akhirusunnah Pondok Pesantren An Nur serta Haul Dr. KH. Nur Muhammad Iskandar dan Haul Hj. Percha Leanpuri di Pondok Pesantren An Nur, Desa Tebing Suluh, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Senin (11/5/2026).
Kehadiran Herman Deru disambut hangat ribuan santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang memadati area pondok pesantren sejak pagi hari.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian doa bersama, haflah santri, serta tausiyah keagamaan.
Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi atas kontribusi Pondok Pesantren An Nur dalam membangun pendidikan karakter dan memperkuat nilai-nilai keislaman di Sumatera Selatan.
Menurutnya, pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia dan berilmu.
Ia juga mengajak para santri untuk terus semangat menuntut ilmu serta menjaga nama baik pesantren di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Herman Deru menilai santri memiliki tanggung jawab besar sebagai penjaga moral dan perekat persatuan bangsa.
Pada kesempatan itu, Herman Deru mengenang sosok almarhum KH. Nur Muhammad Iskandar sebagai ulama yang telah memberikan banyak kontribusi bagi perkembangan dakwah dan pendidikan Islam di wilayah OKI dan Sumatera Selatan.
Ia menyebut keteladanan para ulama harus terus diwariskan kepada generasi muda.
Selain itu, Herman Deru juga menyampaikan penghormatan kepada almarhumah Hj. Percha Leanpuri yang dinilai memiliki dedikasi besar dalam pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, semangat perjuangan dan pengabdian almarhumah patut menjadi inspirasi bagi masyarakat Sumsel.
Suasana haru menyelimuti acara saat doa bersama dipanjatkan untuk almarhum KH. Nur Muhammad Iskandar dan almarhumah Hj. Percha Leanpuri.
Para jemaah tampak khusyuk mengikuti rangkaian haul yang menjadi momentum mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah.
Kegiatan Haflah Akhirusunnah dan haul tersebut ditutup dengan penampilan santri Pondok Pesantren An Nur serta ramah tamah bersama para tamu undangan.
Pemerintah Provinsi Sumsel berharap kegiatan keagamaan seperti ini terus menjadi penguat nilai spiritual dan kebersamaan di tengah masyarakat. (*)






















