KATANEWS.ID, Muba – Camat Lais, Heru, bersilaturahmi sekaligus meninjau langsung proses lelang getah karet di Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Lais Mandiri, Desa Lais, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Rabu (28/10/2026) malam.
Kunjungan tersebut bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya para petani karet, sekaligus melihat secara langsung aktivitas lelang yang menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat setempat.
Kehadiran Heru disambut hangat oleh pengurus UPPB dan para petani karet. Dalam suasana penuh keakraban, ia berdiskusi bersama para petani mengenai kegiatan lelang dan perkembangan harga karet yang menunjukkan tren positif dalam beberapa bulan terakhir.
Ketua UPPB Lais Mandiri, Herman, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Camat Lais yang dinilainya sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap aktivitas dan kesejahteraan petani.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kunjungan silaturahmi Bapak Camat. Baru kali ini seorang Camat turun langsung ke lapangan, meninjau lelang, dan memberikan perhatian penuh terhadap kegiatan UPPB kami. Para petani juga semakin bersyukur dan bersemangat karena tren harga karet terus positif sejak beberapa bulan terakhir,” ujar Herman.
Dalam pelaksanaan lelang yang ditutup malam itu, total getah karet yang berhasil dilelang mencapai sekitar 9,5 ton dengan harga penutupan Rp25.345 per kilogram.
Sementara itu, Camat Lais Heru mengapresiasi pengurus UPPB Lais Mandiri yang konsisten menjalankan sistem lelang untuk membantu meningkatkan nilai jual hasil panen petani.
Menurutnya, keberadaan UPPB memberikan ruang bagi petani untuk memperoleh harga yang lebih kompetitif melalui mekanisme lelang yang transparan.
“Kehadiran UPPB melalui sistem lelang ini sangat penting. Lewat UPPB, harga karet petani kini terus bersaing secara transparan dan layak. Hal ini tentu jauh berbeda dengan kondisi masa lalu ketika petani harus menjual hasil panennya langsung ke tengkulak dengan harga yang relatif rendah,” ungkap Heru.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Muba melalui dinas terkait akan terus mendukung pengembangan UPPB guna mendorong peningkatan kesejahteraan petani karet, khususnya di Kecamatan Lais.
Saat ini, sejumlah UPPB masih aktif mendukung kegiatan petani karet di Kecamatan Lais. Selain UPPB Lais Mandiri, terdapat UPPB Jaya Mandiri Purwosari, UPPB Jaya Bersama Purwosari, UPPB Jaya Bersama TAS, UPPB Teluk Sejahtera, dan UPPB Lais Utara Jaya.
Keberadaan unit-unit tersebut diharapkan terus memperkuat pemasaran bokar dan meningkatkan daya saing harga karet, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh para petani. (Mam)




























