KATANEWS.ID, Palembang – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menghadiri rapat panitia penyelenggara Festival Olahraga Masyarakat Tingkat Provinsi (FORPROV) II Tahun 2026 yang diselenggarakan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Sumsel di Graha Bina Praja, Rabu (7/10/2026).
FORPROV II KORMI Sumsel Tahun 2026 akan diselenggarakan di Kabupaten Muara Enim pada 20–26 November 2026 dengan mengusung tema “Bergerak, Sehat, Juara”. Kegiatan ini melibatkan berbagai Induk Organisasi Olahraga (Inorga) KORMI Provinsi Sumsel dan diikuti kontingen dari 17 kabupaten/kota se-Sumsel.
Berdasarkan persiapan yang telah dilakukan, FORPROV II diperkirakan akan dihadiri sekitar 5.000 orang yang terdiri atas kontingen, peserta, pelatih, ofisial, wasit/juri, panitia, serta unsur pendukung lainnya.
Selain itu, sebanyak 50 Inorga anggota KORMI Provinsi Sumsel akan terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, bersama 17 KORMI kabupaten/kota yang akan berpartisipasi.
Dalam FORPROV II, Inorga yang dipertandingkan dan dipertunjukkan mencakup tiga kelompok, yakni Olahraga Kesehatan dan Kebugaran (OKK), Olahraga Tradisional dan Kreasi Budaya (OTKB), serta Olahraga Petualangan dan Tantangan (OPT). Bentuk kegiatan meliputi pertandingan, perlombaan, dan ekshibisi, serta diramaikan dengan pameran, promosi, dan/atau bazar UMKM.
Selaku Ketua Panitia, Cik Ujang menyampaikan apresiasi atas kerja dan persiapan yang telah dilakukan hingga saat ini. Namun, mengingat pelaksanaan FORPROV II semakin dekat, ia meminta seluruh panitia memastikan kembali kesiapan masing-masing bidang, baik dari sisi teknis, venue, perlengkapan, peserta, akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, keamanan, publikasi, maupun administrasi.
“Selaku Ketua, saya menyampaikan apresiasi atas kerja dan persiapan yang telah dilakukan sampai saat ini. Namun, mengingat pelaksanaan FORPROV II semakin dekat, saya minta kepada seluruh panitia untuk memastikan kembali sejauh mana kesiapan masing-masing bidang, baik dari sisi teknis, venue, perlengkapan, peserta, akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, keamanan, publikasi maupun administrasi,” tegasnya.
Cik Ujang juga meminta setiap bidang menyampaikan secara terbuka progres persiapan serta kendala yang masih dihadapi. Menurutnya, setiap persoalan harus segera disampaikan dan dicarikan solusi agar tidak muncul saat pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Ia menginstruksikan seluruh koordinator bidang segera bergerak dan bekerja sesuai tugas serta tanggung jawab masing-masing, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga penyelesaian seluruh administrasi kegiatan.
Selain itu, koordinasi yang kuat antarpanitia dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan FORPROV II. Apabila terdapat kendala yang tidak dapat diselesaikan oleh bidang masing-masing, Cik Ujang meminta agar segera dikomunikasikan kepada pimpinan panitia untuk dicarikan solusi bersama.
“Keberhasilan FORPROV II bukan hanya dilihat dari ramainya kegiatan, tetapi juga dari tertibnya pelaksanaan, pelayanan kepada peserta, kedisiplinan panitia, serta administrasi yang transparan, tertib, dan akuntabel. Saya minta seluruh penggunaan anggaran dan pertanggungjawaban kegiatan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Lebih lanjut, Cik Ujang mengatakan FORPROV II KORMI Sumsel bukan sekadar pertandingan atau perlombaan, melainkan menjadi ajang silaturahmi masyarakat olahraga Sumatera Selatan sekaligus mempererat persaudaraan antarkabupaten/kota.
Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi momentum untuk semakin membudayakan olahraga masyarakat sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat.
“Karena itu, mari kita sukseskan FORPROV II ini dengan semangat kebersamaan, gotong royong, profesionalitas, dan integritas. Saya berharap seluruh panitia dapat bekerja maksimal, saling mendukung, dan tidak berjalan sendiri-sendiri,” katanya.
Ia berharap seluruh rangkaian FORPROV II KORMI Sumsel Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Mari kita pastikan FORPROV II KORMI Sumsel Tahun 2026 sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, dan sukses memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera Selatan,” pungkasnya. (*)


























