KATANEWS.ID, Lubuklinggau – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan, Moh. Wahyulianto, melakukan supervisi dan monitoring pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kota Lubuklinggau, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan supervisi berlangsung di Kantor BPS Kota Lubuklinggau dan dipimpin Kepala BPS Kota Lubuklinggau Uray Naviandi. Turut hadir Ketua Tim SE 2026 Farid Oktavianus, Heriyani, para penanggung jawab koordinator kecamatan, serta seluruh Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) SE 2026.
Moh. Wahyulianto mengatakan, kunjungannya bertujuan memastikan pelaksanaan sensus berjalan sesuai target sekaligus menjaga kualitas data yang dikumpulkan selama periode pendataan 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
“Saya sangat meyakini capaian Sensus Ekonomi di Kota Lubuklinggau sudah sangat baik. Hingga 14 Agustus 2026, capaiannya telah mencapai 105,26 persen,” ujar Wahyulianto.
Meski capaian telah melampaui target, ia menegaskan masih terdapat waktu sekitar dua pekan untuk menyempurnakan hasil pendataan.
Menurutnya, petugas diharapkan dapat menuntaskan seluruh pendataan paling lambat 17 Agustus, sehingga sisa waktu dapat dimanfaatkan untuk supervisi, validasi, dan perbaikan data.
“Kalau masih ada unit usaha yang belum didata, segera didata. Jika ada data yang keliru, segera diperbaiki. Yang kita kejar bukan hanya selesai, tetapi benar dan berkualitas,” tegasnya.
Ia menjelaskan, capaian SE 2026 diukur menggunakan berbagai data pembanding, mulai dari hasil Sensus Ekonomi sebelumnya hingga Survei UMKM Tahun 2023. Karena itu, akurasi informasi yang dihimpun menjadi faktor utama dalam menghasilkan basis data ekonomi yang dapat dipercaya.
Wahyulianto juga memberikan motivasi kepada para Petugas Pencacah Lapangan (PPL) dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) sebagai garda terdepan Sensus Ekonomi 2026.
“Saya berharap seluruh petugas tetap bersemangat menyelesaikan tugasnya. Kita tidak membutuhkan kuantitas semata, tetapi kualitas data. Apa pun kendala di lapangan, jangan ragu untuk terus berkoordinasi dengan koordinator maupun pimpinan,” pungkasnya. (Mil)






















