KATANEWS.ID, Palembang – Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Sumatera Selatan bersama APKLI Kota Palembang melaksanakan audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang pada Rabu (19/8/2026), pukul 13.00 WIB, bertempat di Ruang Parameswara, Pemerintah Kota Palembang.
Audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara organisasi pedagang dengan Pemerintah Kota Palembang dalam mendorong peningkatan kesejahteraan, perlindungan, serta pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pelaku UMKM.
Rombongan APKLI diterima oleh Asisten II Pemerintah Kota Palembang, Dr. Ir. Ar. H.K.M. Isnaini Madani, M.T., M.Si., IAI, bersama Plt. Kepala Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi dan UMKM, para camat se-Kota Palembang, OPD terkait, serta stakeholder lainnya.
Dalam suasana yang hangat dan terbuka, Pemerintah Kota Palembang memberikan ruang dialog yang luas kepada APKLI untuk menyampaikan berbagai aspirasi sekaligus program yang akan dikembangkan ke depan.
Ketua DPW APKLI Sumatera Selatan, Harmoko, menyampaikan sejumlah agenda strategis yang menjadi perhatian APKLI, di antaranya rencana Festival PKL, akses permodalan usaha tanpa agunan, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi PKL dan pelaku UMKM, dukungan terhadap pelaksanaan Munas ke-6 APKLI, serta bantuan sarana dan prasarana usaha berupa gerobak, payung, box es, booth/tenan, dan berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Menurut Harmoko, berbagai program tersebut diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan PKL yang lebih tertata, mandiri, produktif, dan memiliki perlindungan sosial yang semakin baik.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Asisten II Pemkot Palembang Isnaini Madani menyatakan bahwa masukan dan permintaan yang disampaikan APKLI menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Palembang.
Terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkot Palembang akan segera mendorong koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan Kota Palembang dan Dinas Ketenagakerjaan. Sementara untuk dukungan fasilitas usaha bagi pedagang, Dinas Koperasi dan UMKM menyambut baik usulan tersebut dan akan mengupayakan dukungan melalui skema CSR perusahaan, termasuk melalui forum CSR yang telah tersedia.
Sedangkan terkait rencana Festival PKL, Pemerintah Kota Palembang akan melihat peluang untuk memasukkannya dalam program pada tahun mendatang melalui dinas terkait.
Respons positif tersebut mendapat apresiasi dari APKLI Kota Palembang. Ketua APKLI Kota Palembang, Sutrisno, menyampaikan penghargaan atas keterbukaan Pemerintah Kota Palembang dalam menerima aspirasi para pedagang.
“Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Palembang yang begitu terbuka dan langsung menawarkan solusi konkret terhadap berbagai masukan dan permintaan APKLI. Insya Allah, kami sudah menyiapkan data yang dibutuhkan untuk merealisasikan apa yang hari ini kita sepakati dan pahami bersama,” ujar Sutrisno.
Audiensi tersebut diharapkan tidak berhenti pada forum dialog semata, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dan program konkret antara APKLI, Pemerintah Kota Palembang, OPD terkait, serta para stakeholder.
APKLI SUMSEL dan APKLI Kota Palembang berkomitmen terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem PKL dan UMKM yang lebih maju, tertata, terlindungi, dan berdaya saing, demi terwujudnya perekonomian rakyat yang semakin kuat di Kota Palembang. (*)




























