Pemkab Muara Enim Ajak Masyarakat Aktif Sukseskan Kawasan Tanpa Rokok

KATANEWS.ID, Muara Enim -Pemerintah Kabupaten Muara Enim terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penerapan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) hingga ke tingkat desa.

Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan melindungi generasi muda dari bahaya rokok, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Muara Enim H. Edison, S.H., M.Hum., yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, dr. Eni Zatila, MKM, dalam forum Mayor Meeting kebijakan pengendalian bahaya rokok dan penegakan KTR pada Semiloka Nasional Adinkes 2026 di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (29/4).

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd., Kepala DPMD Firmansyah, SE, serta empat camat bersama jajaran TP PKK.

Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 63 desa/kelurahan dan 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi motor penggerak percepatan replikasi KTR di seluruh wilayah Muara Enim.

Pemkab Muara Enim menegaskan bahwa kebiasaan merokok berkontribusi terhadap meningkatnya risiko berbagai penyakit serius, seperti tuberkulosis, hipertensi, penyakit jantung, dan kanker.

Penerapan kebijakan KTR di desa diwujudkan melalui peraturan desa yang melarang merokok di ruang publik, menyediakan area khusus merokok, serta meniadakan iklan dan promosi rokok di warung maupun toko.

Dengan penerapan aturan tersebut, desa KTR diharapkan mampu melindungi masyarakat dari paparan asap rokok sekaligus memperkuat budaya hidup sehat.

Selain regulasi, dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program. Pemerintah bersama perangkat desa terus mendorong partisipasi aktif warga agar penerapan KTR berjalan efektif dan berkelanjutan.

Melalui capaian ini, Pemkab Muara Enim menegaskan komitmennya untuk memulai penerapan Kawasan Tanpa Rokok dari desa dan kelurahan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menciptakan lingkungan bebas asap rokok, mulai dari keluarga hingga ruang publik. (ril)