Beranda GENERAL Wow, di Jepang Ada Jasa Sewa Ayah

Wow, di Jepang Ada Jasa Sewa Ayah

0
Jasa Sewa Ayah. Nextshark/bbs/istimewa

Katanews.id – Tampil dengan tren baru atau hal-hal unik yang tidak terduga. Jepang , menjadi salah satu trend setter dibidang teknologi, fashion dan bahkan jasa rental yang satu ini!. Salah satu produk baru yang diperkenalkan adalah jasa sewa seorang ayah.

Heart Project adalah sebuah agensi yang menawarkan jasa penyewaan pria untuk menjadi ayah palsu. Dilansir Nextshark, para klien bisa memilih pria asing untuk menggantikan peran ayah kandung, dengan biaya sewa sekira Rp3,6 juta.

Jasa penyewaan ini dimaksudkan untuk membantu orang yang tidak memiliki ayah, entah karena telah meninggal dunia atau akibat perceraian orangtua. Biasanya ayah sewaan itu tampil saat resepsi pernikahan, pertemuan sosial atau sekadar menjadi teman mengobrol untuk seseorang yang memang merindukan sosok seorang ayah.

Untuk penyewaan ayah palsu di pesta pernikahan, Heart Project menawarkan harga spesial sekira Rp1,8 juta. Nah jika klin ingin menyewa ayah palsu selama seharian sekaligus memberikan kata sambutan di pernikahan, dikenakan tarif tambahan Rp600 ribuan.

Menurut Ryuichi Ichinokawa, Founder Heart Project yang sebelumnya bekerja sebagai konselor online, jasa sewa ayah ini terinspirasi setelah kenalannya meminta Ryuichi datang ke pernikahan dan memberikan kata sambutan.

Ryuichi hingga saat ini telah memfasilitasi ratusan orang untuk menjadi ayah palsu. Selain sebagai ayah, mereka juga kerap diminta sebagai pengganti anggota keluarga lainnya atau teman di berbagai daerah di Jepang.

Hal yang unik, sebanyak 40 persen klien memakai layanan ini untuk memperkenalkan kekasihnya pada ‘orangtua’ mereka, sementara 30 persen mencari seseorang yang bisa memandu jalannya pernikahan.

Heart Project memiliki satu ketentuan yang harus diikuti klien saat menggunakan jasa agensinya. Satu klien hanya boleh sekali saja memakai jasa satu orang. Artinya, klien tidak diperkenankan menyewa lebih dari sekali dengan satu orang yang sama.

Tidak hanya itu, Ryuichi juga melarang klien dan ayah sewaan jadi terikat secara emosional, terlebih untuk memuaskan hasrat seksual.

“Kami tidak ingin klien menggunakan jasa kami untuk hal yang emosional. Kami tidak akan melayani permintaan yang ilegal. Hanya layanan sebagai ayah (palsu),” ujar Ryuichi. /Bs

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here