Beranda KABUPATEN TANGERANG Waduh, 4 Orang Warga Kabupaten Tangerang Meninggal Terserang Difteri

Waduh, 4 Orang Warga Kabupaten Tangerang Meninggal Terserang Difteri

0

Katanews.id – KABUPATEN TANGERANG – Wabah virus Difteri terus menghantui masyarakat di Indonesia. Pasalnya, di Kabupaten Tangerang, virus mematikan tersebut sudah memakan 4 nyawa.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Desriana Dinardianti. Ia mengatakan sejauh ini penyebaran virus Difteri sudah mendatangi 13 Kecamatan di Kabupaten Tangerang.

“Penyebaran difteri ada di 13 kecamatan dan petugas telah memberikan upaya pencegahan dengan cara imunisasi,” ungkapnya, Senin (8/1/2018).

Desriana membeberkan bahwa ada beberapa kecamatan yang menjadi sumber penyebaran difteri. Contohnya seperti Kecamatan Panongan, Balaraja, Cisauk, Kelapa Dua, Pasar Kemis, Sukamulya, Jambe, Curug, Sepatan Timur, Cikupa, Tigaraksa dan Sepatan.

“Kami sudah berupaya melakukan pencegahandenga memberikan imunisasi vaksin difteri-tetanus, khusunya kepada warga yang berumur satu hingga 19 tahun,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pencegahan dengan memberikan obat profilaksis kepada keluarga pasien yang terpapar difteri.

“Namun penularan difteri ink sangat cepat, salah satunya semburan air liur dan pernafasan,” katanya.

Meski begitu, Desriana mengaku pihaknya akan terus siaga kepada warga yang positif suspek difteri. Penangganan medis secara intensif oleh petugas medis RSUD Balaraja dan Puskesmas setempat juga terus digalakkan.

“Kami siagakan petugas Puskesmas yang tersebar pada 29 kecamatan bila ada¬†warga yang terkena supaya segera ditangani,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang, Aida Hubaedah menghimbau agar Dinkes dapat lebih fokus dalam penangganan penyakit difteri, sehingga tidak ada lagi yang memakan korban.

“Karena itu, saya berharap Dinas Kesehatan harus lebih jeli lagi, karena difteri merupakan salah satu virus yang mematikan,” pungkasnya. /Mrs

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here