Beranda GENERAL Terima Suap, KPK Tetapkan Ketua DPRD dan Dirut PDAM Jadi Tersangka

Terima Suap, KPK Tetapkan Ketua DPRD dan Dirut PDAM Jadi Tersangka

0

Katanews.id – Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin Iwan Rusmali, dan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Andi Effendi sebagai tersangka. Keduanya disangka menerima suap terkait persetujuan rancangan peraturan daerah (raperda) penyertaan modal Kota Banjarmasin kepada PDAM sebesar Rp 50,5 miliar.

“KPK meningkatkan status penanganan perkara sekaligus menetapkan 4 orang tersangka,” ucap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (15/9/2017).

Empat tersangka yang ditangkap adalah Iwan, Andi, serta 2 orang lainnya, yaitu Direktur Utama (Dirut) PDAM Banjarmasin, Muslih dan Manajer Keuangan PDAM Banjarmasin, Trensis. Muslih dan Trensis diduga memberikan suap kepada Iwan dan Andi untuk menyetujui Raperda itu.

“(Suap) untuk memuluskan persetujuan raperda penyertaan modal Kota Banjarmasin kepada PDAM,” sebut Alex.

KPK pun menyita uang Rp 48 juta yang merupakan bagian dari Rp 150 juta sebagai bukti transaksi.

Iwan dan Andi pun diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan Muslih dan Trensis diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. /Bs

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here