Beranda GENERAL Pameran IFC dan REI di ICE BSD, Tjahjo Kumolo Minta Pemda Permudah...

Pameran IFC dan REI di ICE BSD, Tjahjo Kumolo Minta Pemda Permudah Izin Investor

0

Katanews.id – KABUPATEN TANGERANG – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo meminta pemerintah daerah untuk mempermudah perizinan investasi dari investor. Salah satunya investasi di bidang properti.

Karena menurutnya, saat ini penyediaan hunian bersubsidi atau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) merupakan program nasional. Hal tersebut dikatakannya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Real Estate Indonesia (REI) 2017 sekaligus Pameran Indonesia Future City & REI Mega Expo 2017 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (14/9/2017).

“Pemerintah itu satu, mulai dari Presiden hingga kepala desa. Dalam pelaksanaan pembangunan, Pak Jokowi mengarahkan untum pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial, keterlibatan Swasta mutlak dilakukan. Maka dari itu agar aturan perizinan dipermudah (Pemerintah Daerah -red). Karena, pemerintah saat ini fokus pembangunan infrastruktur dan ekonomi,” ucapnya.

Menurutnya, kebijakan untuk mempermudah perizinan itu dapat mempermudah pelayanan perizinan. Untuk itu, pemerintah daerah harus menyesuaikan aturan perizinan dengan tidak memghambat investor.

“Banyak Swasta ingin melakukan pembangunan, tapi banyak hambatan perizinan. Kadang ada kebijakan yang harus kita cermati bersama, tapi ada juga kebijakan yang seolah diada-adakan. Arahan Presiden ke saya bagaimana membangun Pemerintah Pusat dan Daerah makin efektif dan efisien untuk persingkat birokrasi dan percepar reformasi birokrasi,” tukasnya.

Oleh karenanya, dia meminta agar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah bisa melakukan sinkronisasi kebijakan agar tidak menyulitkan pihak swasta dalam melakukan pembangunan, terutama pembangunan perumahan yang ketersediaannya semakin dibutuhkan.

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum DPP REI, Soelaeman Soemawinata, mengatakan tujuan diselenggarakannya rakernas dan pameran ini ialah untuk mendukung program 1 Juta rumah murah dari pemerintah.

“REI dalam perhelatan ini, kami akan mengadakan Rakernas dan Pameran, REI akan membangun 200 ribu unit rumah subsidi di Indonesia. Rumah subsidi sendiri tahun lalu hampir 250 ribu unit. Kalau iti tercapai maka REI sudah berperan untuk program sejuta rumah hampir 50%,” katanya di lokasi.

Dirinya pun meminta dukungan pemerintah untuk bisa terus melakukan pembangunan rumah murah bagi masyarakat. Sebab, saat ini pihak swasta juga antusias dalam berpartisipasi menghadirkan pembangunan properti khususnya rumah murah untuk MBR.

“Kita punya spirit yang sama, swasta dengan pemerintah kami ingin berkiprah dan punya peranan. Inilah saatnya kita berkaya. Kita sebagai swasta juga ingin membangun,” terangnya.

Dalam event tersebut, terdapat sekitar 200 pengembang menawarkan berbagai jenis hunian, mulai dari hunian kelas menengah atas hingga hunian untuk masyrakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan harga mulai Rp 100 jutaan. Pameran properti ini akan diadakan selama satu minggu yakni mulai tanggal 14-24 September mendatang.

REI Mega Expo 2017 menjadi pameran properti terbesar sepanjang tahun ini yang diikuti mayoritas pengembang anggota REI dengan lebih dari 500 proyek properti. selain menawarkan berbagai proyek milik pengembang besar, seperti Sinarmas Group, Agung Podomoro Grup, Jababeka, Ciputra Grup, Summarecon, Alam Sutera dan lain-lain, untuk pertama kalinya REI memberikan ruang pameran bagi pengembang rumah rakyat bersubsidi dari seluruh Indonesia tanpa dipungut biaya. /Mrs

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here