LSM MAK Desak Kapolda Sumsel Segera Tangkap Terduga Pemilik BMM Ilegal

Palembang – DPP LSM Masyarakat Anti Korupsi (MAK) Mendesak Kapolda Sumsel untuk segera menangkap secepatnya terduga pemilik BBM Ilegal  inisial Dang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua LSM MAK Hendra didampingi Sekretaris R. Soleh. Ia juga mengatajan, selain itu, DPP LSM MAK meminta Kapolda Sumsel untuk mengenakan UU Migas dan Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

 

Jelasnya, pada tanggal 13 Juni 2023 sekitar pukul 19.00 WIB, Polda Sumsel Unit 2 Subdit IV Tipider Ditreskrimsus telah mendatangi tempat parkiran mobil di gudang Semen CV.Setia Raya Jl.Ki Marogan Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati berdekatan dengan TBBM/Depo Pertamina dan berdepanan dengan cucian Mobil Gudang Mafia BBM terduga Dang yang dulu disitu.

Terkait dengan mobil pick up Grand Max yang diduga mengangkut BBM Ilegal sesuai foto ya g ada penjaga gudang dan parkir John menerangkan jika benar mobil tersebut menumpang parkir dilahan yang terletak didepan gudang CV. setia Raya yang saat ini kedua mobil pick up Grand MX tersebut sudah diamankan oleh Polrestabes Palembang adalah benar milik terduga Dang.

“Terkait penangkapan minyak BBM ilegal tanggal 13 Juni kita menekankan kepada bapak Kapolda agar juga big bos terduga pemilik BMM ilegal terduga Dang agar cepatnya diproses secara hukum,”katanya saat konfrensi pers, Jumat (16/6/2023).

 

Lanjutnya, untuk penetapan pasal kita berharap untuk menetapkan pasal undang-undang Migas dan juga Undang-undang TPPU. Dan, pihaknya juga mempertanyakan terkait sopir yang mereka dapat informasi diduga dilepaskan.

“Kami dorong untuk ditangkap kembali dua sopir tersebut, kami pertanyakan kenapa bisa dilepas karena untuk barang bukti,” ungkapnya.

Hendra juga menuturkan, kalau tidak ada tanggapan dari Polda maka pihaknya akan mendatangi Kementerian ESDM dan Pertamina.

“Kita mendorong agar kasus ini segera diproses dan disidangkan. Karena sudah sangat merugikan negara. BBM ilegal ini sudah dijelaskan bapak Kapolri dan sudah dijelaskan bapak Presiden untuk terus diberantas apapun kendalanya,” tegasnya.

Ia juga menerangkan, terkait kepemilikan rumah mewah yang diduga milik pemilik BBM ilegal D  itu diduga dari dari hasil BBM ilegal, oleh sebab itu pihaknya minta agar terduga Dang dikenakan undang-undang TPPU.

Sementara itu, Sekretaris LSM Soleh menambahkan, pihaknya akan melakukan aksi di Polda Sumsel Minggu depan.

 

“Aksi demo itu untuk mengetahui perkembangan kasus tersebut kedepannya seperti apa,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *