Beranda KOTA TANGERANG SELATAN Hari Pers Nasional, Pokja Wartawan Tangsel Gelar Diskusi Publik

Hari Pers Nasional, Pokja Wartawan Tangsel Gelar Diskusi Publik

0

Katanews.id – KOTA TANGERANG SELATAN – Pokja wartawan Kota Tangsel menggelar Diskusi Publik bertajuk “Refleksi Peran dan Tantangan Jurnalis Jaman Now” di Aula Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Bintaro, pada Jumat (9/2/2018). Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN).

Diskusi Publik yang dihadiri oleh mayoritas para pewarta itu juga mendudukan Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, Kepala Bidang Smartcity dan Teknologi Informasi Diskominfo Tangsel, Sodikin, pengamat media Dedi Kurnia, wartawan senior Hasan kurniawan, serta Sony Majid sebagai narasumber.

Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pers dan Pemerintah daerah adalah dua pihak yang saling membutuhkan.

“Rekan pers membutuhkan berita sementara Pemda pun membutuhkan sosialisasi dalam program dan kebijakan,” ujar Airin.

Pada era jaman ini, Airin mengatakan, pers memiliki peranan yang signifikan, powerful, terbuka dan independen. Maka timbullah istilah bahwa pena wartawan lebih tajam.

“Nah, karena itu diharapkan bagi para pewarta agar dapat membuat berita yang dapat dipertanggungjawabkan. Baik tanggung jawab kepada publik maupun kepada Tuhan,” ucap Airin.

Dijelaskan Airin, pada konteks jaman now, krpala daerah sangatlah membutuhkan kehadiran pers. Terutama untuk mensosialisasikan kebijakan serta program kepada masyarakat.

“Kalau dulu kepala daerah harus lebih sering turun ke masyarakat, namun sekarang dengan kehadiran pers tentu dapat membantu menyampaikan informasi dan program Pemkot ke masyarakat jadi lebih luas lagi,” tukas Airin.

Karena itulah, lanjut Airin, Pemkot Tangsel tidak pernah alergi untuk menerima segala kritik dan saran demi pembangunan Kota Tangsel.

“Segala masukan melalui media, tatap muka bahkan Musrenbang selalu kami serap. Dari situlabmh yang akan mendorong kami dalam meningkatkan pelayanan publik,” pungkas Airin.

Sementara itu, pengamat media dari Telkom University, Dedi Kurnia mengatakan tantangan jurnalis jaman now adalah kehadiran media sosial dan citizen jurnalis. Dimana era saat ini siapa saja dapat menginformasikan yang dilihatnya.

“Oleh karena itu jurnalis harus terus meningkatkan kemampuan menulisnya kalau tidak akan tergerus dengan pengaruh citizen jurnalis,”¬†tandasnya. /Bs

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here