Gagal Beraksi, Pencopet Menangis di Kantor Polisi

Hukrim54 Dilihat

PALEMBANG | Ujang, warga Lorong AA Kelurahan 3-4 Ulu Palembang copet di Lorong Basah Palembang babak belur dihajar massa lantara mencopet istri anggota Bhayangkari, Jumat (7/01) di Lorong Basah 16 Ilir Palembang.

Pelaku langsung dibawa ke Polrestabes Palembang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Saat dibawa ke ruang riksa Reskrim Polrestabes Palembang ia sempat menangis karena ketakutan.

“Terpaksa nyopet pak, untuk bayar kontrakan, ” kata Ujang.

Ia mengungkapkan aksi copet dilakukan dengan cara menutup tangannya yang membuka resleting tas korban. Kemudian tangannya masuk ke dalam tas korban.
Namun belum sempat mengambil barang aksi Ujang keburu diketahui oleh korban.

“Belum sempat nian pak ambek barangnya keburu ketahuan sama korban, ” katanya.

Setelah ketahuan oleh korban, ia sempat bergelut dengan korban yang hendak menangkapnya hingga akhirnya Ujang berhasil diamankan warga yang saat itu ramai di lokasi.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi melalui Kanit Pidsus Iptu Ledi membenarkan pelaku digagalkan oleh korbannya sendiri.

“Iya benar korbannya Ibu Bhayangkari, ketika mendapatkan laporan itu anggota menuju TKP kemudian mengamankan pelaku, dan membawanya ke Polrestabes Palembang. Kini pelaku sedang diperiksa di ruang Unit Pidsus, ” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *