KATANEWS.ID, Muba – Setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Mulyadi (60), warga Desa Bailangu, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan di Danau Sanawal, Desa Bailangu Timur.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 06.30 WIB mengapung di perairan Danau Sanawal.
Kepala BPBD Muba, Marko Susanto SSTP MSi, mengatakan korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah tidak kunjung pulang ke rumah usai mencari ikan pada Kamis (6/8/2026).
“Begitu menerima laporan dari pihak keluarga, Satgas SAR BPBD Muba langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dan bergerak ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian. Setelah dilakukan penyisiran di sejumlah titik, korban akhirnya ditemukan pada pagi hari ini,” ujar Marko.
Menurutnya, operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Palembang, BPBD Muba, TNI, Polri, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Pencarian dilakukan melalui jalur darat dan perairan menggunakan perahu fiber, rubber boat, serta peralatan SAR lainnya.
“Seluruh personel bekerja maksimal dengan tetap mengedepankan keselamatan dan koordinasi di lapangan. Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR gabungan resmi dinyatakan selesai,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Muba HM Toha Tohet SH menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa korban dan keluarganya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan menghadapi cobaan ini,” ujar Toha.
Bupati juga mengapresiasi kerja cepat seluruh unsur SAR gabungan yang telah melakukan pencarian secara maksimal hingga korban berhasil ditemukan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Basarnas, BPBD, TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat yang telah bahu-membahu dalam proses pencarian. Sinergi dan kepedulian seperti ini menjadi kekuatan besar dalam penanganan situasi darurat,” tandasnya. (*)

























