KATANEWS.ID, Palembang – Ketua TP PKK Sumatera Selatan (Sumsel) sekaligus Ketua FOKBI Sumsel, Feby Herman Deru, mendorong Senam Kriya Sumsel agar semakin dikenal dan digemakan di seluruh kabupaten/kota hingga tingkat nasional.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Pelatihan Senam Kriya Sumsel Tahun 2026 yang dilaksanakan di Griya Agung, Palembang, Rabu (26/8/2026). Pelatihan tersebut dilaksanakan secara serentak dan diikuti oleh 17 kabupaten/kota se-Sumsel, baik secara luring maupun daring.
Feby mengatakan, hadirnya Senam Kriya merupakan bentuk kecintaan terhadap budaya sekaligus upaya mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat Sumsel.
“Kegiatan pelatihan Senam Kriya Sumsel 2026 ini diadakan agar Sumsel juga mempunyai senam khas Sumsel dengan lagu khas Sumsel,” ujar Feby.
Menurut Feby, Senam Kriya sebelumnya telah resmi diluncurkan pada April 2026. Namun, peluncuran saja dinilai belum cukup. Senam tersebut harus terus diperkenalkan dan disosialisasikan agar dapat hidup serta dikenal secara luas oleh masyarakat.
“Senam Kriya ini harus diperlombakan di seluruh kabupaten/kota, agar dikenal luas tidak hanya di Sumsel, kalau bisa di tingkat nasional. Senam Kriya ini agar disosialisasikan ke seluruh wilayah dan masyarakat,” lanjutnya.
Ia menambahkan, lomba Senam Kriya rencananya akan digelar bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional. Momentum tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan Senam Kriya sebagai senam khas Sumsel kepada masyarakat yang lebih luas.
Feby juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menggerakkan Senam Kriya di berbagai lapisan masyarakat.
“Mari kita gerakkan Senam Kriya dari rumah ke rumah, dari desa ke kota. Biar dunia tahu, Sumsel punya senam sendiri,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel, Alfajri Zabidi, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan Senam Kriya Tahun 2026 dikemas dengan metode yang lebih modern dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Kegiatan pelatihan Senam Kriya Tahun 2026 ini tidak saja dilakukan secara luring, namun juga secara daring, diikuti 17 kabupaten/kota se-Sumsel,” jelas Alfajri.
Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang merupakan hasil kerja sama antara KORMI, FOKBI, Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel, serta seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Sumsel.
Dengan gerakan yang mudah diikuti serta iringan musik yang akrab di telinga masyarakat Sumsel, Senam Kriya diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan bersama. Tidak hanya sebagai sarana menjaga kebugaran dan kesehatan, Senam Kriya juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga masyarakat sebagai bagian dari Sumatera Selatan.
Pelatihan Senam Kriya tersebut turut diikuti para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel, Ketua KORMI Sumsel Samantha Tivani, serta Ketua DWP Sumsel Desy Edward. (*)




























