CDOB Banyuasin Tengah Sumsel Hadiri Rapimnas Forkonas PP-DOB se Indonesia

Nasional2 Dilihat

Jakarta- Forum Koordinasi Nasional Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (CDOB) seluruh Indonesia ( FORKONAS PP DOB ) mengelar Rapimnas di Gedung Nusantara V DPR RI, (1/11/2023).

Acara ini dihadiri oleh 92 CDOB di Indonesia salah satunya CDOB Banyusin Tengah Sumatera Selatan dan juga Forum Koordinasi Daerah (FORKODA) Daerah se
Indonesia untuk melanjutkan pembentukan daerah otonom baru juga melihat perkembangan Politik pemilihan Presiden 2024 nanti.

Ketua PP DOB Saiful Huda mengatakan, Rapimnas ini untuk menyerap aspirasi dari berbagai daerah untuk melihat perkembangan dari rencana Daerah Otonomi Baru ( DOB ) dan menyikapi persoalan Pilpres 2024 yang akan dilakukan bulan Februari nanti.

Disampaikannya bahwa Seharusnya persoalan pemekaran ini tidak berlaku lagi memoratorium setelah diberlakukannya daerah pemekaran baru di Papua dengan segala caranya yang dilakukan, entah karna daerah otonomi khusus atau melalui Perpu ataupun Kepres, yang sejatinya setelah diberlakukannya memoratorium telah terjadi pemekaran di daerah Papua.

“Rapimnas ini mengeluarkan rekomendasi Sehubungan dengan rangkain kegiatan tersebut diatas, pertama mendukung Paslon Presiden 2024 yang memiliki komitmen yang kuat dan terukur untuk pembentukan daerah pemekaran baru yang tertuang dalam Visi Dan Misinya. Juga rekomendasi yang di tujukan kepada pemerintahan Jokowi sebelum habisnya masa jabatan presiden untuk mencabut / membuka kembali kran moratorium terkait. pemekaran daerah otonom baru, serta evaluasi daerah hasil pemekaran yang lama,”ujarnya.

Jelansya, CDOB Banyuasin Tengah telah mendapat legalistas dan persetujuan dari DPRD Kabupatan Banyuasin, DPRD Provinsi Sumatera Selatan juga sudah terdaftar di kemendagri.

“Selain itu, telah mendapat persetujuan dari kepala desa dan BPD di desa yang tergabung dalam pemekaran Banyuasin Tengah,”ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Presidium pemekaran Banyuain Tengah Karyono menyampaikan bahwa tujuan pemekaran itu sendiri adalah untuk menguatkan dan
meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui beberapa hal seperti Peningkatan pelayanan dan Mendekatkan Pelayanan Public, Mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kehidupan masyarakat, “Mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa, serta untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat yg berada di daerah pemekaran,”bebernya saat di wawancarai di ruang kerjanya, Jum’at (3/11/2023).

“ Kami menghimbau kepada masyarakat daerah pemekaran mari kita dukung dan kompak untuk melanjutkan perjuangan terkait pemekaran yang akan membawa perubahan lebih baik bagi daerah tergabung dalam pemekaran Banyuasin Tengah,” pungkasnya.