Dengan Karnaval Pemkab PALI Gali dan Lestarikan Budaya Lokal

Pali5 Dilihat

PALI – Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan Dr Ir H Heri Amalindo MM terlihat berbaur bersama masyarakat pada kegiatan Karnaval yang digelar Pemkab PALIĀ  Senin 21 Agustus 2023 dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT-RI) yang ke-78.

Pada kegiatan Karnaval tersebutĀ  Bupati Heri Amalindo menyebut acara tahunan itu upaya pemerintah menggali dan melestarikan tradisi, adat juga budaya lokal selain menjadi ajang hiburan rakyat secara gratis.

Dan pada kegiatan Karnaval tahun ini, menunjukkan bahwa PALI kaya akan adat dan budayanya, hal itu diperlihatkan ratusan peserta yang ikuti kegiatan tahunan tersebut.

“PALI meski daerah baru tapi mempunyai banyak ragam adat dan budaya. Seperti yang kita saksikan bersama, sejumlah peserta menampilkan adat serta kebudayaan dari daerah asalnya,” ucap Bupati.

Seperti yang ditampilkan salah satu peserta dengan menggunakan pakaian khas warga untuk Bekarang lengkap dengan peralatan peralatannya.

Melihat peserta dengan menampilkan miniatur tradisi Bekarang, Bupati Heri Amalindo pun menginginkan adat tersebut tetap lestari.

“Bekarang mempunyai arti menangkap ikan dengan alat sederhana, seperti jala dan tangkul. Bahkan ada yang menggunakan tangan kosong. Tradisi di PALI ini dilaksanakan setiap tahun dimusim kemarau dan dikerjakan secara beramai-ramai, hasilnya dibagi rata,” terang Bupati Heri Amalindo yang kini telah menyatakan siap maju sebagai bakal calon Gubernur Sumatera Selatan.

Pada adat atau tradisi Bekarang, dikatakan Bupati mempunyai makna mendalam bagi warga PALI yang mengisyaratkan kekompakkan dan kebersamaan.

“Bekarang yang dilakukan secara beramai-ramai dan hasilnya dibagi rata mengartikan bahwa warga PALI dari dahulu telah mengajarkan kekompakkan dan kebersamaan. Untuk itu, kami berharap tradisi ini tetap dilestarikan dan utamanya adalah makna bekarang yakni kebersamaan bisa tetap dijaga,” harap Bupati.

Adat dan budaya khas PALI lainnya, Bupati meminta untuk dikembangkan agar menjadi ikon bagi kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan.

“Apabila tradisi dan budaya kita kembangkan dan dilestarikan, tentu akan menjadi ikon dan menjadi salah satu daya tarik masyarakat luar PALI untuk datang kesini,” imbuhnya.

Sementara itu, Raden Abdurrohman Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI juga ketua panitia kegiatan Karnaval menyebut pada tahun ini ada 119 peserta ikuti gelaran tahunan ini.

“Peserta dari tingkat TK/PAUD, SD, SMP, SMA/SMK juga umum termasuk OPD dan BUMD serta BUMN. Ada 119 peserta yang ikuti Karnaval tahun ini. Rute sama seperti pada lomba gerak jalan indah yang dilaksanakan kemarin,” katanya. (*)